Kisah Sukses Michael Bloomberg Nomor 8 Terkaya Dunia

Michael Bloomberg. Tapi kalau Bloomberg TV mungkin sobat pernah mendengarnya atau menontonnya? Ya, Bloomberg TV adalah salah satu perusahaan yang dimiliki Michael Bloomberg. Michael Bloomberg adalah seorang pengusaha dan juga politikus. Saat ini ia menempati posisi ke 8 sebagai orang terkaya di dunia dengan total kekayaan mencapai $40 miliar. Bisnis utamanya adalah di bidang informasi keuangan, selain ia juga memiliki bisnis media.

Michael Bloomberg mengenyam pendidikan, bekerja, hingga dipecat

Bernama lengkap Michael Rubens Bloomberg, ia lahir pada tanggal 14 Februari 1942. Pada tahun 1964 ia mengenyam pendidikan Teknik Elektro di Johns Hopkins University lalu pada tahun 1966 ia belajar di Universitas Harvard dan meraih gelar Master of Business Administration di universitas tersebut.

Setelah lulus dari universitas, Bloomberg kemudian bekerja di Salomon Brothers. Ia pun mengamati semua perdagangan saham Salomon, penjualan serta sistem informasinya, Namun ketika perusahaan tersebut merger di tahun 1981, Bloomberg pun dipecat.

Memulai bisnis dari uang pesangon

Bloomberg menerima uang pesangon sebesar US$ 10 juta sebagai kompensasi atas pemecatan dirinya. Uang tersebut kemudian ia gunakan untuk memulai bisnis di bidang data keuangan dan komunikasi yang diberi nama Bloomberg LP. Perusahaan tersebut menjual informasi keuangan kepada perusahaan-perusahaan di Wall Street.

Perusahaan yang didirikannya itu berkembang pesat. Hingga kemudian Bloomberg LP memiliki lebih dari 165.000 pelanggan di seluruh dunia. Kesuksesan perusahaan tersebut juga melahirkan anak perusahaan lainnya di bidang media seperti layanan berita, dan kemudian radio, televisi, internet, dan penerbitan. Bisnis baru tersebut diluncurkan pada tahun 1990.

Ia pun meluncurkan Bloomberg Financial Markets yang merupakan distributor global berbasis multimedia layanan informasi, dengan menggabungkan berita, data, dan analisis untuk pasar keuangan global dan bisnis.

Semakin sukses, menjadi dermawan, dan menjadi walikota

Perusahaan Bloomberg terus mengalami pertumbuhan hingga ia pun menjadi salah satu orang terkaya di dunia, tepatnya saat ini ia berada di peringkat ke 8. Setelah sukses dengan bisnisnya, Bloomberg kemudian juga mendedikasikan waktunya untuk filantropi atau kegiatan kemanusiaan. Ia ingin meningkatkan pendidikan, penelitian medis dan akses ke seni meningkat.

Pada tahun 1997 Bloomberg juga menerbitkan buku otobiografinya. Semua royalti dari penjualan buku tersebut disumbangkan pada Committee to Protect Journalists atau Komite Perlindungan Wartawan.

Pada 2001, Michael Bloomberg kemudian juga masuk ke dunia politik. Ia pun terpilih menjadi walikota New York. Bloomberg juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina untuk Johns Hopkins University sampai Mei 2002.