Pilihan Hidup Yang di Ambil CEO Tokopedia – William Tanuwijaya

Pilihan Hidup Yang di Ambil CEO Tokopedia – William Tanuwijaya

Mengenal situs belanja online Tokopedia, siapa yang tidak tahu? Mungkin sudah sering terdengar ditelinga anda, atau mungkin salah satu dari kalian sudah pernah berbelanja di E-commerce Tokopedia.

Pemilik atau CEO situs belanja online tersebut bernama William Tanuwijaya. William sempat bercerita singkat tentang perjalannya dalam mengembangkan Tokopedia. Mulai dari stan rekrutmen di kampus yang sepi pengunjung hingga menjadi marketplace e-commerce terbesar di Indonesia.

William menjadi pembicara di Kopi Chat, ajang yang diselenggarakan oleh NUS Enterprise dan dihadiri oleh entrepreneur muda dari inkubator NUS, The Hangar. Dan sempat adanya sesi tanya-jawab.

Menanggapi pertanyaan tentang kenapa Tokopedia tidak menawarkan layanan cash-on-delivery (COD) ke pembeli, William memberikan jawaban yang cukup berseberangan dengan opini umum.

Indonesia terdiri dari begitu banyak pulau, 17.508 pulau tepatnya. Kalau situs e-commerce menyediakan layanan COD di seluruh Indonesia, tentu biayanya akan sangat mahal. Apa lagi jika ada barang-barang yang memiliki kemungkinan untuk dikembalikan.

William mengajak para peserta untuk membayangkan seorang kurir yang harus menjelajahi lautan dan hutan-hutan atau melawan kemacetan hanya untuk mengembalikan barang sesuai permintaan pembeli. Walaupun COD bisa menambah jumlah pengguna Tokopedia, tapi hal tersebut bukanlah sebuah model bisnis yang bisa bertahan dengan baik.

William Tanuwijaya kemudian menambahkan analisisnya terhadap permasalahan tersebut. Di samping penetrasi kartu kredit di Indonesia yang hanya mencapai tiga persen, alasan sesungguhnya para pembeli lebih memilih COD yaitu karena mereka tidak mempercayai penjual. Jadi, solusi yang lebih baik adalah dengan meningkatkan kepercayaan calon pembeli.

Oleh karena itu, Tokopedia menyediakan fitur review toko dan trust badge untuk membantu meyakinkan konsumen sebelum membeli produk dari sebuah toko. Selain itu, pengguna juga bisa melakukan pembayaran di mini market terdekat.

William Tanuwijaya juga menerangkan kenapa Tokopedia jarang memberikan diskon. Menurutnya, memangkas harga demi mendongkrak penjualan itu bertolak belakang dengan filosofinya untuk membangun bisnis yang bisa bertahan. Akan tetapi, William berpesan: diskon boleh diberikan jika perlu untuk mengubah perilaku konsumen. Misalnya, untuk berganti dari menggunakan web ke aplikasi mobile.

Author: jordan smith

Jordan memulai hasratnya untuk menulis sebagai penggemar olahraga. Anda akan melihatnya meliput beberapa liga bola basket selalu mencari cerita yang bagus untuk diceritakan. Dari waktu ke waktu, ia juga membenamkan diri dalam penulisan untuk olahraga lain seperti MMA dan Sepak Bola.