Profil & Biografi Syahnaz Sadiqah

Jika membahas Dunia Tanah Air tentu tidak akan habis karena setiap harinya akan lahir artis muda yang terjun ke Public. Salah satunya adalah adik Raffi Ahmad yang bernama Syahnaz. Mengawali karirnya dengan menemani sang kakak menjadi Presenter di salah satu acara televisi membuat Syahnaz dikenal Publik.

Syahnaz Sadiqah merupakan seorang aktris dan pembawa acara yang sering kali tampil di layar kaca Anda. Syahnaz Sadiqah terbilang sebagai pendatang baru dalam dunia hiburan karena ia mengawali karir pada tahun 2013 sebagai salah satu pembawa acara dalam acara musik di salah satu stasiun TV.

  • Nama: Syahnaz Sadiqah
  • Tempat Lahir: Bandung, Jawa Barat
  • Tanggal Lahir: 30 Oktober 1993
  • Agama: Islam
  • Kebangsaan: Indonesia
  • Pekerjaan: Aktris, pembawa acara
  • Tahun Aktif: 2013 – Sekarang
  • Orang Tua: (Almarhum) Munawar Ahmad (ayah)
  • Amy Qanita (ibu)
  • Saudara: Raffi Ahmad (Kakak)
  • Nisya Ahmad (Kakak)
  • Pendidikan: Universitas Katolik Parahyangan
  • Instagram: @syahnazs

Empat tahun terjun dalam dunia hiburan Syahnaz telah berhasil menyabet beberapa peran dalam beberapa sinetron. Selain itu Syahnaz juga pernah bermain dalam film layar lebar. Berikut ini adalah daftar beberapa sinetron yang pernah ia bintangi.

Sinetron:

  • Kita Nikah Yuk, sebagai Syahnaz (2014)
  • 7 Manusia Harimau, sebagai Karina (2014-2016)
  • 7 Manusia Harimau New Generation, sebagai Karina (2016)
  • Asisten Rumah Tangga 2, sebagai Syahnaz (2016)
  • Pulang Malu Tak Pulang Rindu, sebagai Neneng (2016)
  • Dunia Terbalik, sebagai Dr.clara (2017)

Film:

  • Olga & Billy Lost in Singapore (2014)

Acara Televisi:

  • Intens (RCTI)
  • Dahsyat (RCTI)
  • Pesbukers (ANTV)
  • Korslet (Trans TV)
  • Catatan si Olga (ANTV)
  • Ngabuburit (Trans TV)
  • Rumah Mama Amy (MNCTV)

Video klip:

  • Bukan Rama Shinta (Raffi Ahmad)
  • Masih (Raffi Ahmad ft. Nagita Slavina)
  • Menjemputmu (Dega)
  • Putar Balikan Waktu (18+)

Penghargaan:

  • Dahsyatnya Awards 2014 (Pasangan Terdahsyat bersama Billy Syahputra 2014) Nominasi
  • Indonesia Kid Choice Awards (Aktris Terfavorit 2015) Nominasi
  • Dahsyatnya Awards 2016 (Pasangan Terdahsyat bersama Juan Christian 2016) Nominasi
  • Pop Awards 2016 (Family Pop Awards bersama Raffi Ahmad 2016) Menang

Kisah Sukses Sang Jurnalis Najwa Shihab

Najwa Shihab adalah salah satu nama wanita yag dikenal di masyarakat sebagai presenter atau pembawa acara selain itu Najwa juga merupakan seorang jurnalis yang terkenal dengan serangan pertanyaan yang membuat lawan bicaranya tidak dapat berkutik.

Najwa Shihab merupakan pembaca acara Mata Najwa yang terkenal paling cerdas dan kritis dalam membawakan acara tersebut. Terlebih lagi, Nana, panggilan akrabnya, tidak jarang membuat bintang tamunya salah tingkah dengan pertanyaan maupun pernyataan yang blak-blakan dan mendesak.

Biodata Najwa Shihab

Nama : Najwa Shihab
Nama Panggilan : Nana
Lahir : Makassar, 16 September 1977
Agama : Islam
Orang Tua : Quraish Shihab (ayah), Fatmawati Assegaf (ibu)
Saudara : Nahla Shihab, Najelaa Shihab, Ahmad Shihab, Nasywa Shihab
Suami : Ibrahim Sjarief Assegaf
Anak : Namia, Izzat Assegaf
Pekerjaan : Presenter TV

Dalam kesahariannya, Najwa Shihab akrab disapa dengan nama Nana. Wanita satu ini lahir di Makassar pada tanggal 16 september 1977. Dia merupakan putri kedua dari seorang tokoh terkenal bernama Prof. Dr. Quraish Shihab yang merupakan seorang cendekiawan muslim Indonesia. Ibunya Najwa Shihab bernama Fatmawati Assegaf. Najwa Shihab memiliki empat orang saudara.

Masa Kecil

Najwa Shihab mengenyam pendidikan dasarnya di sekolah dasar Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah. Kemudian ia melanjutkan pendidikannya di SMP Al-Ikhlas di wilayah Jakarta Selatan.

Selepas SMP, Najwa Shihab masuk ke SMA Negeri 6 Jakarta Selatan. Ketika di Sekolah Menengah Atas (SMA), Najwa Shihab terpilih sebagai siswa yang berangkat ke Amerika selama satu tahun dalam program bernama AFS yang dikelola oleh Yayasan Bina Antarbudaya.

Kuliah di Fakultas Hukum UI

Kemudian ketika memasuki perguruan tinggi, Najwa Shihab kuliah di Universitas Indonesia dengan mengambil jurusan Ilmu Hukum dan menjadi alumni pada tahun 2000. Kendati lulus sebagai Sarjana Hukum, Najwa Shihab lebih memilih terjun di dunia jurnalistik ketimbang seorang pengacara.

Penghargaan Najwa Shihab

Dalam Biografi Najwa Shihab diketahui bahwa pada tahun 2006, ia mendapat predikat sebagai Jurnalis Terbaik Metro TV, dan kemudian berhasil masuk sebagai nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards.

Pada tahun yang sama pula, bersama sejumlah wartawan dari banyak negara, Najwa Shihab terpilih menjadi salah seorang peserta Senior Journalist Seminar yang diadakan di sejumlah kota di AS, dan juga ia menjadi seorang pembicara di Konvensi Asian American Journalist Association.

Penghargaanya sebagai seorang jurnalis profesioanl tidak hanya pada level nasional saja melainkan juga pada level interasional, yaitu ia berhasil masuk dalam nominasi Asian Television Awards dalam kategori Best Current Affairs/Talkshow presenter.

Kemudian ditahun 2008 lalu, Najwa Shihab terus memperdalam ilmunya dengan mengambil konsentrasi Hukum Media di Melbourne Law School Australia dimana dia meraih Full Scholarship for Australian Leadership Awards. Meskipun lulusan Ilmu Hukum, Najwa Shihab lebih tertarik kepada dunia Jurnalistik.

Presenter Mata Najwa

Najwa Shihab merupakan wartawan wanita yang mewawancarai hampir semua tokoh-tokoh politik nasional malalui program Mata Najwa yang disiarkan di stasiun televisi Metro TV.

Selain itu, Najwa Shihab yang dikenal sebagai presenter cerdas ini merupakan orang yang pertama yang mewawancarai presiden Susilo Bambang Yudhoyono ketika selesai pelantikan.

Hingga saat ini Najwa Shihab masih aktif sebagai seorang jurnalis. Ia rajin memproduksi konten-konten jurnalistik seperti mewawancarai para tokoh-tokoh di Indonesia, membuat berita investigasi yang kemudian ia tayangkan di channel Youtube Mata Najwa miliknya.

Sempat vakum di televisi, Najwa Shihab kembali hadir melalui Mata Najwa yang kini ditayangkan di statsiun TV Trans7.

Kisah Penyanyi Dangdut Via Vallen

Via Valllen merupakan nama penyanyi Dangdut yang namanya sedang naik daun sampai saat ini. Penyanyi yang mempopulerkan lagu “Sayang” dalam bahasa jawa ini mendapatkan banyak pujian dan penghargaan. Bahkan Via Vallen merupakan satu-satunya penyanyi Dangdut yang sempat mendapatkan undangan pada acara ulang tahun Net 5.0.

Di Youtube, videonya sudah di tonton hingga ratusan juta kali. Ketenaran Via Vallen membuat penyanyi Pop dan Dangdut Koplo ini berhasil meraih gelar sebagai Penyanyi Dangdut Paling Ngetop tahun 2017.

  • Nama : Maulidia Octavia
  • Dikenal : Via Vallen
  • Lahir : Surabaya, Jawa Timur, 30 September 1991
  • Agama : Islam
  • Orang Tua : Mohammad Arifin (ayah), Rosida (ibu)
  • Saudara : Mella Rossa Fitri.
  • Pekerjaan : Penyanyi Dangdutv

Biografi Via Vallen

Via Vallen lahir dengan Maulidia Octavia pada tanggal 30 September 1991 di Surabaya, Jawa Timur. Ia merupakan anak dari pasangan Mohammad Arifin dan Rosida. Diketahui, ia mempunyai seorang adik perempuan bernama Mella Rossa Fitri.

Ayahnya bekerja sebagai seorang musisi dangdut yang biasa melakukan pertunjukan dari pangung ke panggung di acara hajatan. Via Vallen kecil pun sering mengikuti ayahnya itu.

Masa Kecil

Mengenai sekolah Via Vallen, ia mengenyam pendidikan dasarnya di SD Iskandar Said Surabaya. Dilansir dari kapanlagi.com, Via sudah mulai belajar bernyanyi sejak duduk dibangku kelas 5 SD.  Ia bahkan pernah menjadi pengamen tanpa sepengetahuan orang tuanya.

Mengenal Musik Dangdut

Memasuki bangku SMP,  Via Vallen sudah mulai seorang penyanyi dangdut sejak duduk di bangku kelas 2 SMP. Ayahnya kala itu mengarahkan anaknya untuk lebih mendalami musik dangdut namun Via lebih menyukai musik Pop.

Via Vallen sebagai seorang penyanyi dangdut koplo tidak selalu berjalan dengan mulus. Ia bahkan pernah dibayar hanya 20 ribu rupiah sekali naik panggung. Ia bahkan pernah berganti grup orkes dari New Palapa ke Orkes Melayu Sera hingga Orkes Monata. Walaupun tampil dari panggung ke panggung di hajatan selama hampir 12 tahun tidak membuat Via Vallen menyerah.

Tahun 2017 merupakan tahun kesuksesan bagi seorang Via Vallen sebagai penyanyi pop dan dangdut koplo. Lagunya yang berjudul ‘Sayang’ meledak di pasaran. Di Youtube bahkan video musiknya sudah di tonton hingga ratusan juta kali. Membuat nama Via Vallen sebagai seorang penyanyi semakin melambung.

Meraih Penghargaan

Lirik lagunya yang kental dengan bahasa Jawa banyak disukai di telinga pendengar dan penggemarnya. Kepopuleran Via Vallen membuat ia meraih penghargaan sebagai penyanyi dangdut paling ngetop di beberapa ajang penghargaan. Misalnya di ajang SCTV Music Awards 2017, Indonesian Dangdut Awards 2017, SCTV Awards 2017 serta MNCTV Anugerah Dangdut Indonesia 2017.

Sosok Penyanyi Isyana Sarasvati

Isyana Sarasvati adalah sosok penyanyi, yang juga mampu menulis dan mengaransemen lagu. Walaupun debut sebagai penyanyi pop, lulusan Royal College Academy ini sebenarnya penyanyi opera. Ia lebih sering ikut dalam recital opera ketika menimba ilmu di Nanyang Academy of Fine Arts daripada ikut konser musik pop.

Namun, kecintaannya terhadap musik klasik tak membuatnya lemah dalam urusan musik pop. Terbukti album debutnya Explore! (2015) laris manis di pasaran. Single Keep Being You (2014) dan Tetap di Jiwa (2015) sering memuncaki tangga lagu di chart musik televisi dan radio. Tak mengerankan bila Isyana Sarasvati memenangkan penghargaan NET. Indonesian Choice Awards 2015 dan 2016 sebagai Penyanyi dan Album Terbaik.

Menciptakan Lagu Di Usia 7 Tahun

Kemudian ketika Isyana berumur tiga tahun, ia mengikuti orang tuanya tinggal di Eropa yaitu di Belgia sebab ayahnya menempuh gelar doktor disana dan ibunya juga mendapat beasiswa pendidikan di tempat yang sama. Isyana tinggal di Belgia selama lima tahun, kemudian ketika berumur 7 tahun bakat di bidang musiknya sudah mulai terlihat.

Sejak kecil, Isyana Sarasvati gadis cantik yang memiliki zodiak taurus ini sudah pandai memainkan beberapa alat musik seperti piano, saxofone, dan flute dan memiliki suara yang merdu. Tak heran waktunya banyak ia habiskan dengan bermain alat musik tersebut selama delapan jam dan melatih bakat bermusiknya.

Juara Berbagai Perlombaan Musik

Masuk SMP, bakat Isyana Sarasvati semakin terasah. Ia bahkan mampu keluar sebagai juara pertama elektone se Indonesia, kemudian di umurnya yang masih sangat mudah ia bahkan tampil di ajang musik java jazz. Selain bakat bermusik, isyana juga memperlihatkan bakat kepemimpinan, hal ini diperlihatkan ketika ia dapat menjadi ketua OSIS saat SMP dan juga SMA disamping aktifitas bermusiknya yang padat.

Mendapatkan Beasiswa Nanyang Academy Of Fine Arts (NAFA) Singapura

Saat masuk SMA, ia sudah terbiasa mengikuti perlombaan musik. Seperti ikut dalam kejuaraan musik se-Asia Pasifik, Isyana berhasil menjadi juara dan masuk tiga besar tingkat dunia di Jepang. Ia juga menjadi langganan juara 1 pada kompetisi piano se Jawa Barat sebanyak 4 kali. Namun saat SMA, terkena penyakit Anoreksia yang membuat berat badannya hanya 39 kilogram saja.

Biodata Lengkap Isyana Sarasvati

  • Nama Lengkap : Isyana Sarasvati
  • Nama Panggilan : Isyana
  • Tempat Tanggal Lahir : Bandung, 2 Mei 1993
  • Orang tua : Sapta Dwikardana (Ayah), Luana Marpanda (Ibu).
  • Saudara : Rara Sekar Larasati (Kakak)
  • Jenis musik : R&B, Pop, Pop Elektro, Jazz
  • Pekerjaan : Aktris, Penyanyi, Penulis lagu
  • Instrumen : Vokal, Biola, Saksofon
  • Perusahaan rekaman : Sony Music Entertainment Indonesia
  • Agama : Islam
  • Akun twitter : Isyanasarasvati
  • Album Musik
  • Explore! (2015)

Lagu Hits

  • Keep Being You (2014)
  • Tetap Dalam Jiwa (2015)
  • Kau Adalah ft. Rayi Putra (2015)

Itulah sedikit informasi mengenai biografi dan profil lengkap Isyana Sarasvati yang menjadi salah satu penyanyi pendatang baru terbaik yang ramai dibicarakan pada tahun 2015 ini dan mendapatkan banyak pernghargaan dan meraih sejumlah nominasi hingga tahun 2018 ini.

Pemain Bulu Tangis Indonesia – Liliyana Natsir

Sosok Lilyana Natsir pasti sudah tidak asing bagi penggemar bulutangkis. Atlet berusia 26 tahun ini berhasil merebut gelar Juara Dunia 2013 bersama rekannya Tontowi Ahmad.

Informasi pribadi

  • Nama lahir: Liliyana Natsir
  • Tanggal lahir: 9 September 1985
  • Tempat lahir: Manado, Sulawesi Utara
  • Tinggi badan: 1.65 m (5 ft 5 in)
  • Asal negara:  Indonesia

Rekor bertanding

  • Pegangan tangan: Kanan
  • Pelatih: Richard Mainaky
  • Ranking dunia tertinggi: 1 bersama Nova Widianto (30 Oktober 2010)
  • Ranking dunia saat ini: 2 bersama Tontowi Ahmad (20 Agustus 2015)

Catatan medali

Olimpiade

  • Perak: Olimpiade Beijing 2008, Ganda Campuran
  • Emas: Olimpiade Rio 2016, Ganda Campuran

Kejuaraan Dunia

  • Emas: 2005 Anaheim, Ganda Campuran
  • Emas: 2007 Kuala Lumpur, Ganda Campuran
  • Perak: 2009 Hyderabad, Ganda Campuran
  • Perunggu: 2011 London, Ganda Campuran
  • Emas: 2013 Guangzhou, Ganda Campuran

Asian Games
SEA Games

  • Emas: 2007 Thailand, Ganda Putri
  • Emas: 2007 Thailand, Beregu Putri
  • Emas: 2009 Laos, Ganda Campuran
  • Emas: 2011 Indonesia, Ganda Campuran
  • Perak: Incheon 2014, Ganda Campuran

Lilyana Natsir dilahirkan di Manado, Sulawesi Utara, 9 September 1985. Ia merupakan anak bungsu dari pasangan Beno Natsir dan Olly Maramis. Dia memiliki seorang kakak perempuan yang bernama Calista Natsir. Sejak duduk di sekolah dasar, Lilyana sudah bergabung dengan klub bulu tangkis Pisok, Menado. Pada tahun 1997, Lilyana yang berusia 12 tahun diterima masuk di PB Tangkas, Jakarta.

Prestasi Liliyana Natsir

Ganda Putri

Bersama Eny Erlangga

  • Medali Perak SEA Games 2003

Bersama Vita Marissa

  • Juara SEA Games 2007
  • Juara China Masters Super Series 2007
  • Juara Indonesia Open Super Series 2008

Ganda Campuran

Bersama Markis Kido

  • Juara Asia Junior 2002

Bersama Nova Widianto

  • Juara Singapore Open Super Series 2004
  • Juara BWF World Championships 2005
  • Juara SEA Games 2005
  • Juara Indonesia Open 2005
  • Juara Asian Badminton Championships 2006
  • Juara Singapore Open Super Series 2006
  • Juara Chinese Taipei Open GP Gold 2006
  • Juara Korea Open Super Series 2006
  • Juara Hongkong Open Super Series 2007
  • Juara Philippines GP Gold 2007
  • Juara BWF World Championships 2007
  • Juara SEA Games 2007
  • Medali perak Olimpiade Beijing 2008
  • Juara Singapore Open Super Series 2008
  • Juara Yonex French Super Series 2009
  • Juara Malaysia Open Super Series 2009
  • Juara Malaysia Open GP Gold (bersama Devin Fitriawan Lahardi)

Bersama M.Rijal

  • Runner Up Japan Open Super Series 2012

Bersama Tontowi Ahmad

  • Juara Macau Open GP Gold 2010
  • Juara Indonesia Open GP Gold 2010
  • Runner-up Chinese Taipei GP Gold 2010
  • Juara Yonex Sunrise India Open Super Series 2011
  • Juara Malaysia Open GP Gold 2011
  • Juara Singapura Open Super Series 2011
  • Runner-up Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2011
  • Juara SEA GAMES 2011
  • Juara Kumpoo Macau Open 2011
  • Juara Yonex All England Badminton Championships 2012
  • Juara Swiss Open 2012
  • Juara India Open Super Series 2012
  • Runner-Up Djarum Indonesia Open Super Series 2012
  • Semi final Olympics 2012
  • Juara Indonesia Open GPG 2012
  • Runner-up Denmark Open Premiere Super Series 2012
  • Juara Kumpoo Macau Open Badminton Championships 2012
  • Juara Yonex All England Badminton Championships 2013
  • Semifinalis Swiss Open Grand Prix Gold 2013
  • Juara Yonex Sunrise India Open Super Series 2013
  • Semifinal Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2013
  • Juara Li-Ning Singapore Open Super Series 2013
  • Juara BWF World Championship 2013
  • Runner-Up Yonex Surise Indonesia Open GP Gold 2013
  • Runner-Up Yonex Denmark Open Super Series Premier 2013
  • Juara Victor China Open Super Series Premier 2013
  • Juara Yonex All England Badminton Championships 2014
  • Juara OUE Badminton Singapore Open 2014
  • Juara French Open Super Series 2014
  • Runner-Up Yonex All England Badminton Championships 2015
  • Semifinal Maybank Malaysia Open 2015
  • Juara Badminton Asia Championships 2015
  • Pemenang Olimpiade Rio 2016

  • 1
  • 2