Jadi Terkenal

Jika kita melihat para pemimpin bangsa yang bermewah-mewahan sudah banyak. Namun jarang sekali ada pemimpin yang hidupnya amat sederhana. Salah satunya adalah Mahmoud Ahmadinejad, Presiden Iran.

Kisah Hidup Ahmadinejad

Ahmadinejad lahir di desa Aradan, sekitar 100 KM dari Teheran. Ayahnya adalah seorang pandai besi. Dia lulus dari Universitas Sains dan Teknologi Iran (IUST) dengan gelar doktor dalam bidang teknik dan perencanaan lalu lintas dan transportasi. Saat kuliah, ia aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan.

Pada tahun 2003, Ahmadinejad terpilih menjadi walikota Teheran. Dia banyak melakukan perubahan semasa menjabat sebagai walikota. Ia menjabat sebagai walikota Teheran dari tahun 2003 sampai tahun 2005. Pada tahun 2005 ia terpilih sebagai Presiden Iran.

Walau telah terpilih menjadi presiden, ia masih memegang teguh prinsip hidup sederhana. Karpet-karpet merah persia yang mahal dikeluarkan dari istana dan diganti dengan yang lebih murah. Ahmadinejad pun menolak mobil limosine sebagai fasilitas kepresidenan. Ia tetap setia menggunakan mobil tua yang ia miliki. Ia juga tetap tinggal di rumah susunnya yang amat sederhana. Dirumahnya itu pun ia tidur di bawah, hanya beralaskan karpet.

Ruangan untuk menerima tamu di kantornya yang awalnya begitu besar ia ganti dengan ruangan kecil dan hanya ada 2 kursi kayu. Ahmadinejad juga tak pernah mengambil gajinya sebagai presiden. Penghasilannya hanya dari gajinya sebagai dosen yang hanya US$250. Ia juga mengganti pesawat terbang kepresidenan menjadi pesawat kargo yang jauh lebih murah. Selain itu banyak kebijaan lainnya yang lebih menghemat anggaran negara.

Walaupun sederhana, namun Ahmadinejad adalah presiden yang amat tegas dan berani. Bahkan ia tak gentar dengan negara-negara besar seperti Amerika.

Andy F Noya, terkenal lewat acara yang dibawakannya, Kick Andy. Acara tersebut menjadi acara yang inspiratif dengan menghadirkan bintang tamu dan mengupas kisah suksesnya. Lalu bagaimana dengan kisah sukses Andy Noya sendiri? Bagaimana profil Andi Noya?

Pria yang bernama lengkap Andy Flores Noya lahir di Surabaya tanggal 6 November 1960. Ia lahir dari keluarga sederhana. Ayahnya adalah seorang tukang servis mesin tik dan ibunya seorang penjahit.

Andy Noya adalah anak bungsu dari 5 bersaudara. Keinginannya untuk menjadi jurnalis telah terlihat saat ia masih kecil. Saat itu ia gemar tulis-menulis menggunakan mesin tik saat ia duduk di sekolah dasar.

Ia melanjutkan pendidikan di Sekolah Teknik Negeri Jayapura. Saat di Jayapura Andy Noya gemar mengarang dan menggambar, ia pernah menjuarai lomba mengarang dan menggambar kariukatur. Andy melanjutkan ke sekolah Teknik Mesin Negeri 6 di Jakarta. Ia mendapat nilai akademis yang baik, bahkan menjadi salah satu lulusan terbaik di sekolah tersebut.

Meski ia berasal dari sekolah teknik, namun ia ingin menjadi wartawan. Andy Noya pun mendaftar Sekolah Tinggi Publistik walau pada saat itu ia mendapat beasiswa di IKIP Padang. Namun ia ditolak lantaran berasal dari sekolah teknik. Tapi ia tak menyerah, Andy mendatangi rektor dan menceritakan keinginannya. Akhirnya Andy Noya diberi kesempatan oleh rektor tersebut jika ia meminta rekomendasi dari Dirjen Pendidikan Tinggi. Andy pun berhasil diterima di Program Diploma 3STP berkat rekomendasi dari Dirjen Pendidikan Tinggi namun dengan syarat nilainya tidak boleh jelek, jika jelek ia langsung di drop out.

Saat semester 3 ia diterima menjadi reporter majalah Tempo. Andy kemudian berhenti kuliah dan meniti karir sebagai wartawan. Ia sempat menjadi reporter majalah Swa Sembada, Harian Bisnis Indonesia kemudian menjadi asisten redaktur sebelum menjadi redaktur di Harian tersebut. Andy Noya juga pernah menjadi redaktur majalah Matra, yang kemudian menjadi koordinator reportase, dilanjutkan menjadi redaktur pelaksana di majalah tersebut. Setelah itu kemudian ia berkarir di Media Indonesia pada tahun 1992.

Saat di Media Indonesia, ia sempat menjadi redaktur eksekutif, redaktur ekonomi, ketua tim berita keuangan, penjap edisi minggu, redaktur edisi minggu, dan pejabat sementara asisten redaktur.

Pada tahun 1998, Andy F Noya memberikan usulan pada Surya Paloh untuk mendirikan stasiun televisi. Andy F noya pun menjadi pemimpin redaksi di Metro TV walau sebelumnya sempat bekerja di RCTI untuk memimpin Seputar Indonesia.

Selain memimpin redaksi Metro TV, ia pun saat itu menjadi wakil pemimpin umum di Media Indonesia pada waktu yang sama. Kemudian Surya Paloh menantangnya untuk tampil memandu acara di layar kaca. Saat itu Andy sempat ragu. Namun ternyata talksow yang dibawakannya yang berjudul Kick Andy cukup sukses. Kemudian Andy Noya mengundurkan diri dari posisinya sebagai pemimpin redaksi di Metro TV. Tapi ia tetap menginspirasi melalui acara yang dibawakannya, Kick Andy.

Saat ini di Indonesia sudah mulai banyak situs jual beli online. Dan satu yang paling dikenal mungkin adalah Tokobagus.com yang iklannya sering muncul di TV. Tapi tahukah anda siapa pendiri Tokobagus? Bagaimana Kisah Sukses Tokobagus?

Pendiri Tokobagus.com

Tokobagus.com didirikan oleh seorang pria asal Belanda yang bernama Arnold Sebastian Egg. Arnold datang pertama kali ke Indonesia setelah lulus kuliah pada tahun 2000. Arnold memang tak suka bekerja di perusahaan orang lain. Ia ingin mendirikan usaha sendiri. Ia menyadari kalau bersaing di Eropa cukuplah sulit karena banyak perusahaan-perusahaan besar. Ia pun berpikir untuk keluar dari Eropa. Pilihannya adalah antara Mexico atau Indonesia. Akhirnya ia memilih Indonesia dan mendarat di Bali.

Awal Mula Kisah Sukses Tokobagus

Arnold datang ke Bali saat ada demonstrasi pasca bom bali I. Tapi itu tak menjadi hambatan baginya. Ia mulai mendirikan usaha pembuatan website e-commerce dengan nama PT Isya Jaya. Dari hanya membuat konsep situs e-commerce, Arnold terpikir untuk membuat situs sendiri pada tahun 2005. Ia pun bersama temannya mendirikan Tokobagus.com. Saat itu perusahaanya masih juga menjalankan jasa pembuatan situs e-commerce.

Pada tahun 2008, Tokobagus mendapat mitra yang mau mengicurkan dananya. Arnold pindah pun ke Jakarta untuk lebih mengembangkan Tokobagus. Hanya dalam beberapa tahun, Tokobagus terus berkembang dan menjadi situs jual beli nomer 1 di Indonesia. Jumlah pengunjungnya mencapai 600 ribu orang per hari dengan transaksi mencapai 1,6 triliun rupiah per bulan.

Pendapatan Tokobagus.com berasal dari produk layanan promosi iklan. Tokobagus terus berkembang, terlebih setelah beriklan di televisi banyak orang yang menjadikan Tokobagus untuk menjual barangnya yang tidak terpakai.

Kunci Sukses Pendiri Tokobagus

Sukses yang diraih Arnold dalam mengembangkan Tokobagus adalah menyenangi semua yang dikerjakan. Hal itu selalu menjadi prinsipnya. Selain itu ia juga seorang pekerja keras. Ia bekerja selama 20 jam sehari dan hanya berhenti memikirkan bisnis kalau sedang tidur.

Arnold juga yakin dengan kemauan dan kerja karas maka mimpi bisa terwujud. “Jika orang bicara ‘American Dream’, Saya selalu bilang ke orang-orang, di sini ada ‘Indonesian Dream’. Saya datang ke sini kosong, sekarang menjadi seseorang,” ucap Pendiri Tokobagus.com ini.

Bagi kita para pengguna internet pastinya mengenal nama Yahoo. Yahoo memberikan banyak layanan dari mulai search engine, email, berita, dan lain sebagainya. Tapi tahukah anda siapakah pendiri Yahoo? Bagaimana kisah sukses Yahoo hingga bisa seperti sekarang?

Pendiri Yahoo

Yahoo merupakan singkatan dari Yet Another Hierarchical Olficious Oracle. Didirikan oleh 2 orang yang bernama Jerry yang & David Filo pada tahun 1994. Jerry Yang merupakan keturunan Taiwan yang lahir dan dibesarkan di San Jose, California, Amerika Serikat. Pada tahun 1993 Jerry melanjutkan pendidikan di Stanford University dengan mengambil program Ph.D Elektrikal Engineering.

Sementara David Filo lahir di Amerika Serikat pada 20 April 1966. Jerry dan David yang mendapat gelar philosophiae doctor dari Jurusan Teknik Elektro Universitas Stanford.

Awal mula Kisah Sukses berdirinya Yahoo

Jerry Yang bersama David Fillo menyukai kegiatan surving di internet. Mereka menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer. Namun mereka sering kesulitan mencari sesuatu yang ingin mereka cari di internet. Jerry dan David pun mengumpulkan link-link dengan membuat indeks dari situs yang mereka kunjungi.

Mereka mengumpulkan link-link itu begitu banyak. Untuk memudahkan mencarinya, mereka membaginya menjadi beberapa kategori, kemudian dibuat lagi sub kategorinya. Dan mereka memasukkan data-data itu ke dalam situs yang mereka bikin. Awalnya situsnya diberi nama Jerry’s Guide to the World Wide Web. Tapi nama itu terlalu panjang. Akhirnya merka menggunakan nama Yahoo yang merupakan singkatan dari yet another hierarchical oficious oracle. Di situs itu orang bisa mencari sesuatu di internet.

Pada awalnya, situs tersebut hanya dipakai oleh kepentingan mereka pribadi. Namun mereka menyadari bahwa situs itu juga bisa digunakan oleh banyak orang. Mereka pun mengembangkannya sebagai software mesin pencari.

Pada tahun 1994, Yahoo berhasil menjadi situs yang dikunjungi 1 juta pengunjung per hari. Awalnya mereka menyimpan data situ stersebut di server komputer kampus. Namun dengan semakin banyaknya pengunjung mereka pun menyewa server luar untuk menjalankan bisnis itu.

Sekarang Yahoo telah menjadi perusahaan yang sangat besar. Layanannya pun semakin meluas, jika dahulu hanya searc engine, kini Yahoo memberikan jasa email, news, dan berbagai jasa lainnya. Setiap bulannya ada 232 juta pengguna internet yang memakai jasa Yahoo!. Penghasilan Yahoo pun terus meningkat. Pada tahun 2000 saja kekayaan Jerry Yang sekitar 5,85 miliar dolar As, Sementara Filo pada tahun 2011 diperkirakan memiliki kekayaan senilai $1,4 miliar.

Siapa sangka dari ide sederhana dan awalnya hanya untuk kepentingan sendiri bisa menjadi perusahaan yang amat besar dengan penghasilan yang juga sangat besar dan menjadi perusahaan yang layanannya digunakan banyak orang.

Mungkin Anda pernah membeli barang di Ace Hardware. Ace Hardware memang cukup dikenal karena ada di beberapa mall. Dan biasanya menjadi tempat tujuan orang yang ingin membeli perkakas. Tapi siapa sangka, Ace hardware yang telah menyebar di mall-mall ini dulunya hanyalah sebuah toko kecil.

Sebuah toko berukuran 3×3 milik keluarga Wong Jin hanyalah sebuah toko perkakas yang sedikit lebih gelap dan kusam dibandingkan toko lain. Toko itu mulai dibuka pada tahun 1950-an

Kuncoro, anak dari pemilik toko tersebut, sudah diajari berdagang ketika masih duduk di bangku SD. Bersama adik-adiknya, ia sudah biasa membantu ayahnya bekerja di toko. Sepulang dari sekolah langsung menuju toko. Adik perempuannya biasanya berperan sebagai kasir, sedangkan Kuncoro dan dan adik-adik lelakinya ikut membantu melayani di toko. Ia pun belajar sambil bekerja di lapangan, di toko kecil itu.

Di tahun 1960-an, tongkat estafet pengelolaan toko pun diterima Kuncoro dari sang bapak. Kurang dari 10 tahun, tepatnya di akhir tahun 1970, ia sudah mampu memindahkan tokonya ke ruko yang lebih baik. Lalu, pada 1985 bisa menambah gerai menjadi tiga ruko. Dan akhirnya, pada 1997 bisa membangun gedung sendiri. ‪

Tak disangka usaha itu pun berkembang pesat. Kuncoro mendirikan perusahaan bernama Kawan lama yang merupakan perusahaan yang menaungi Ace Hardware, PT Informa Furnishings (dahulu Index Furnishings), Krisbow, Indokompresigma, Global Tools Indonesia, Kawan Lama Multiweldindo, Millerweldindo, Toys Kingdom, Chatime, dan Kawan Lama Internusa.

Pada tahun 2011, kekayaan Kuncoro ditaksir mencapai US$ 730 juta. Tak salah bila majalah Forbes menempatkan anak keempat dari sembilan saudara ini di urutan ke-34 dalam daftar 40 orang terkaya di Indonesia.